Kamis, 25 Mei 2017

Teori-Teori Karir

Teori Trait and Factor

        Teori ini dikembangkan berdasarkan sumbangan beberapa ahli perkembangan karir seperti Frank Parson, E.G. Williamson, D.G. Petterson, J.G. Darley, dan Miller yang tergabung dalam kelompok :Minnesota" (Munandir, 1996). Istilah trait itu sendiri merujuk pada karakteristik individu yang dapat diukur melalui tes. "factor" merujuk pada karakteristik yang dibutuhkan untuk penampilan kerja yang sukses. Jadi, istirah trait and factor merujuk pada penilaian karakteristik individu dan pekerjaan (Sharf, 1992: 17). Dalam assesmen trait ini, Parson (Sharf, 1992: 17) mengajukan bahwa untuk memilih karir, seorang individu idealnya harus memiliki;
a. Pengertian yang jelas mengenai diri sendiri, sikap, minat, ambisi, batasan sumber dan akibatnya,
b. Pengetahuan akan syarat-syarat dari kondisi sukses, keuntungan dan kerugian, kompensasi, kesempatan dan harapan masa depan pada jenis pekerjaan yang berbeda-beda, dan
c. Pemikiran yang nyata mengenai hubungan-hubungan antara dua kelompok atau fakta-fakta ini.
        Hampir senada dengan pendapat tersebut, Crites (1981: 22) berpendapat bahwa perkembangan karir individu berdasarkan teori ini didasarkan pada asumsi berikut;
1. Dengan ciri psikologisnya yang khas, bagi setiap individu yang saling cocok adalah bekerja di suatu jenis pekerjaan tertentu,
2. Sekelompok pekerja dalam pekerjaan-pekerjaan yang berlainan mempunyai ciri psikologis yang berlainan pula, dan
3. Penyesuaian vokasional berbeda-beda, selaras dengan yang bersangkutan dengan tuntutan dunia kerja tertentu.
        Marinhu (1985:64) menjelaskan bahwa teori trait and factor termasuk kedalam teori struktural. Teori ini memandang individu sebagai organisasi kapasitas dan sifat-sifat lain yang dapat diukur dan dihubungkan dengan persyaratan program latihan atas dasar informasi yang diperoleh tentang perbedaan-perbedaan individu yang menduduki okupasi atau hubungan pilihan karir dan kepuasan. Teori trait and factor lebih deskriptif pengaruhnya terhadap pilihan karier daripada menjelaskan perkembangan karir.
        Menurut pandangan Parson dan Williamson (Winkel, 1996: 575) ciri khas dari teori ini adalah bahwa seseorang dapat menemukan vokasional yang cocok baginya dengan mengkorelasikan kemampuan, potensi, dan wujud minatyang dimilikinya dengan kualitas-kualitas yang secara objektif dituntut bila akan memegang vokasional tertentu. Pandangan ini bagaiman individu membuat pilihan karir yang dapat dipertanggungjawabkan. Kemampuan dan minat individu ini dapat diketahui melalui testing.
        Pada dasarnya teori ini menyatakan bahwa pemilihan karir individu sangat ditentukan oleh kesesuaian kemampuan, minat, prestasi, nilai-nilai dan kepribadian dengan dunia kerja. Pandangan yang luas dari teori ini menunjukkan bagaimana kesemua itu dapat digunakan untuk mengkonseptualisasikan perkembangan karir. Parson (Sharf, 1992: 18) mengkarakterisasikan tahap pertama dari pilihan karir adalah manfaat dari "pemahaman diri, sikap, minat kemampuan, minat ambisi, sumber daya dan penyebabnya." Pada tahap ini, bakat, prestasi, minat, nilai dan kepribadian untuk merefleksikan lima tipe dari perkiraan yang muncul sebagai suatu yang penting dalam konseling karir. tahap kedua adalah mendapatkan pengetahuan dari syarat dan kondisi kesuksesan, keuntungan dan ketidakuntungan, kompensasi, kesempatan dan prospek dalam jalur karir yang berbeda. Pada tahap ini didiskusikan bagaimana konselor dapat membantu konseling dalam mendapatkan pengetahuan ini. tahap ketiga  menurut Parson adalah bahwa sebuah pilihan yang diharapkan dibuat dengan alasan yang benar dari hubungan dua kelompok ini. Disini pertimbangan integrasi informasi tentang diri dan dunia kerja, memberikan fokus yang tidak dibatasi untuk penggunaan kemampuan-kemampuan kognitif tetapi juga refleksi kemampuan diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tahap Memperoleh Pemahaman Diri Menurut Teori Trait and Factor

        Pada tahap ini dideskripsikan minimal lima jenis tes yang sering digunakan oleh konselor dalam konseling karir trait and factor, yai...