BABU
Babu
ya itulah aku
yang dianggap tabu
hanya untuk di dengar
yang tak patut
di pandang dengan samar
apalagi seksama
orang menganggap aku sampah
aku rongsokan tak berguna
tak ternilai dengan sebatang rumput liar
yang hanya patut
tuk di cegoki
beribu cacian dan makian
aku sadar
aku tak layak
aku tak bisa
bersanding dengan kalian
apalah aku
yang hanya seenggok insan
yang bisa meminta
yang hanya memcari sesuap nasi
dengan tangan durjam ini
terimakasih telah menyadarkan hati
ya hati ini
yang dari dulu selalu memaksa
kehendak-kehendak kalian semua
tuk sedikit menoleh langkah ini
tapi kini aku tersadar,
setitik niat itu tak akan
pernah terwujud
karena aku hanyalah
Babu
ya Babu atau lebih layak
kalian sebut Sampah kalian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar