Jumat, 28 April 2017

Metode Bantuan dalam Perkembangan Karir menurut Miller

Beberapa strategi yang di gunakan dalam perkembangan karir. Strategi atau metode bantuan dalam perkembangan karir menurut Miller (dalam Utoyo 1997). Metode-metode yang digunakan adalah sebagai berikut :

1. Achievement motivation training, metode yang digunakan dengan memberikan motivasi siswa untuk memperoleh kesuksesan, dengan dibantu untuk memahami karakteristik berprestasi tinggi dan bagaimana siswa mencapainya.
2. Assesment techniques, penggunaan yang berstandar dan teknik pengukuran yang lain untuk mengukur karakteristik siswa.
3. Behaviour modificattion techniques, metode yang digunakan konselor membantu siswa untuk mempelajari tingkah laku yang diinginkan. Misalnya teknik-teknik yang digunakan : reinforcement, behaviour contracts, dan social modeling.
4. Career days, hari-hari tertentu yang dipilih dan ditetapkan untuk melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan karir.
5. Creative experience, kreatif adalah kapasitas siswa yang meliputi: sikap ingin tahu, banyak akal, berdaya cipta, spontan, dan terbuka. Para siswa diberikan pengalaman untuk mengembangkan kreativitas.
6. Decition making training, teori perkembangan karir menekankan pentingnya pengambilan keputusan yang menekankan pada komponen-komponen: (1) eksplorasi dan klasifikasi-klasifikasi nilai-nilai pribadi (2) studi proses yang dapat dipelajari, (3) penggunaan data diri pribadi dan lingkungan.
7. Economic and consumer education, program ini bertujuan: (1) membantu siswa memahami struktur ekonomi masyarakat Indonesia dan pengaruhnya pada individu, (2) membantu siswa bahwa mereka tidak selalu jadi pekerja, tapi mereka juga akan menjadi konsumer dan pelayan yang baik.
8. Field trip, metode ini merupakan pendekatan bimbingan karir yang diberikan pada siswa dengan memberikan kesempatan untuk mengadakan observasi kehidupan riil terhadap dunia kerja.
9. Group guidance and counseling, pembelajaran dan klasifikasi informasi yang dibutuhkan dalam perencanaan karir melalui konseling.
10. Individualized education, pendekatan pendidikan para siswa diminta bertanggung jawab untuk mengatur kegiatan belajarnya sendiri. Peran konselor/guru mengorganisir sumber belajar, motivasi siswa dan memimpin kelompok kecil dalam pengalaman belajar.

11. Intergroup education, menekankan pada sumbangan khusus dan kelompok budaya yang beraneka macam, membantu anggota kelompok budaya merasakan, menghargai dalam anggota kelompok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tahap Memperoleh Pemahaman Diri Menurut Teori Trait and Factor

        Pada tahap ini dideskripsikan minimal lima jenis tes yang sering digunakan oleh konselor dalam konseling karir trait and factor, yai...