Seorang Imam
wanita cerdas tahu
siapa itu imam siapa itu setan
didunia kah ataupun akhirat kah
dia berlabuhkan hatinya
kepada pemuas nafsu dunia
dia pasrahkan hidupnya
kepada sang supir kehidupan
dia berikan sucinya
kepada malaikat dunianya,
tapi wanita cerdas tak tahu
siapa itu sejatinya imam
yang bakal jadi tangannya
dalam mengarungi getirnya zaman
tuh sisihkan nestapa sesat,
hati sudah tertulis
dengan tinta tajam yang tak terhapus
darah dan badan pun ikut semarak
ketika nama tersebut pekat menempel dihati
semua jadi satu
tanpa ada konflik disatu sisi pun
semua menghendaki
dia,dia,dia
menjadi pemimpinku.
tepat pukul 10
semua telah berubah
semua telah sirna
bahkan bunga dalam hati yang berseni
seketika layu termangsa waktu
hilang, mati dan tak tersisa
bahkan badai yang damaipun
ikut berteriak diujung otak
meneriakkan protes-protes tajamnya
menghentakkan, menghentikan semua yang berjalan
milik calonku
dua kata
dua belas huruf
satu frasa
kecil tak bermakna jadi kalimat,
namun potongan kecil deretan huruf itu
dengan pedang samurainya
langsung menyayat dan memotong tubuh ini
memenggal habis hati damai
dan merusak fikiran-fikiran jernih
semua sudah lebur
lebur bersama dua kata api
dua kata perusak
dua kata penganggu
biarlah,
batin ini merana karnanya
dan biarkan pula semua yang kudamba hilang
lenyap dan lebur bersama calon imamku yang gagal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar