Kamis, 07 Januari 2016

Pemilik Senyum Sejati

Pemilik Senyum Sejati


menghitung degupan jantung
detik-detik menit lagi
kita genap meromansa
genap menjadi kita,
bukan maksud sok matematis
selalu menghitung
bak pedangang durian di musim kacau
menghitung laba
namun hanya sebatas
pengingat, bahwa kita sudah melangkah
ya melangkah, kita putuskan untuk melangkah bersama
entah dengan suka, ataupun duka.
tak terasa hari semakin berpaling
berbelok mengikuti kisah kita
kisah yang manis
bak gulali di masa kecil
hadirmu, dalam hidup ini
memberikan warna-warna penyejuk
yah sering dibilang gombal
bagai abg yang baru merasakan cinta monyet
bagai anak sma yang kepincut jatuh cinta
tapi ini kenyataannya
dunia berbelok melawan arah
menerjang semua dentuman matahari
tuk mendukung kita.
tawa, senyum, dan mimpiku sekarang adalah kamu
kamu, kamulah pangeran dongeng masa kini ku
yang tidak ada seorangpun memiliki hatimu
kecuali aku
yang hanya orang baru
yang hanya anak kecil yang sok polos
yang hanya bisa merepotkan
yang hanya minta ini itu.
aku masih tak percaya mengapa kamu memilihku
yang jelas-jelas sangat rendah
sangat jauh dibanding damba-dambamu.
jika ini hanya lah mimpiku
kuharap sang pencipta
tak kan membangunkanku
lebih baik aku memilih mati asal tetap di mimpi ini
daripada harus bangun dan melihat kenyataan.
ini lah senyum ku
pemilik hati ini
pemilik segala cinta dan kasih sayang ini
semoga kita bisa menggapai kasih mimpi
bersama
bersama, dalam menghadapi kejamnya sang fana
sampai maut yang hanya bisa
memisahkan kita
selamat datang jodohku,
selamat datang masa depanku,
selamat datang calon imam dan kepala keluargaku
tetaplah setia menemaniku
hingga nafas ini benar-benar lelah berhembus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tahap Memperoleh Pemahaman Diri Menurut Teori Trait and Factor

        Pada tahap ini dideskripsikan minimal lima jenis tes yang sering digunakan oleh konselor dalam konseling karir trait and factor, yai...