bosan dengan kepastian
menunggu datangnya
matahari menuruni malam
usang diterpa gelap bulan
mati diterpa redupnya pelangi
mungkinkan ini?
tardir hidupku
yang mati
karna keegoisan
ataukah
memang surat layu itu
tak bisa terubah lagi
walau dengan tetesan embun
selalu membasahi kalbu
hanyalah
rindu berjalan sunyi
masuk ke dalam sanubari
ditelan mentah mentari
hinggap dengan baiduri
dalam sisi-sisi
kumbang sejati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar