Selasa, 12 Januari 2016

Impian Putihku

Impianku Putihku


perjalanan sudah berhenti
meski bukan di ujung peti mati
namun hati
sudah terpikat dan tak ragu
untuk berpaling lagi
walau lagu-lagu usang
masih kadang membayangi
dan iming-iming masa depan
yang surgawi
selalu memberi tajuk manis
tapi tetap hati dan jantung ini
tetap menyebut namamu
entah kenapa dan bagaimana
namamu bisa tersangkut disini.
di pertengahan malam
kubermimpi terbang
ke atas mengunjungi langit tuk pulang
dengan membawa kamu
kamu putihku
semua mendamba dan bernyanyi haru
melihat perjalanan akhir ini
telah kutemukan putihku
yang selama ini tengah ku cari.
satu harap dalam hati
tetap menemani hati usang nan lapuk ini
menikmati masa senja
hingga benar-benar hati ini
layu termakan zaman
karena sudah tak layak lagi
mendiami bumi suci ini
meskipun dari awal
kau sudah peringatkan
dengan duri-duri yang mengintai mu
hati ini akan tetap mendampingimu
dan meskipun bayangan fana hidupku
dengan berjuta nirwana syahdu
selalu menghalang
ku harap kau juga
tetap menemani langkahku

Senin, 11 Januari 2016

Kutemukan Putihku

Kutemukan Putihku


terus dan terus
ku berjalan menelusuri bukit-bukit
nan terjal bak arus-arus deras
dengan sejuta kerikil kecil yang jail
terus berjalan
menelusuri hutan
nan penuh duri rusa
yang selalu memangsa
semua yang kupunya
masih tetap berjalan
menyeberangi laksana
samudra nan terbentang
dengan ikatan pesoda dunia
yang selalu memikat sang raga
di persimpangan langkah,
kumulai menemukanmu
wahai putihku
hati berbisik ragu,
ya ragu apakah aku harus berhenti
untuk memilihmu
ataukah masih harus berjalan?
namun, kamu memberi
satu keyakinan sendiri
terhadap hati ini
hati yang ragu
ku mulai babak baru
dalam langkah dengkupan hati
bersama dalam belaian hari
melewati dengan hati mu
ya kumulai semua yang baru
bersama mu
putihku



Kamis, 07 Januari 2016

Putihku

PUTIHKU

mencari sosok-sosok putih
sangatlah sulit
di tengah kondisi tanah
yang terhimpit
bebatuan kering nan tandus
dengan berbah-berbah modus
putih memang suci
bak mentari
yang menyinari
hati yang sunyi
dengan alunan nyanyian surgawi
dengan fana-fana
atau dentuman hujan
yang memikat nirwana
demi terciptanya durjana.
masih terus berlari
jauh dan jauh
menuju ke tempat dimana kalian berada
putih-putih yang kucari
walau semua sudah ragu dan bosan
melihat usang-usang kaki kecil ini
tetaplah akan ku cari.
tapi tenanglah,
hati ini tidak akan lelah
hanya untuk mendapatkan mu
putih-putihku
walau semua tak mau disampingmu lagi
akan tetap ku berada
dan menemanimu

Pemilik Senyum Sejati

Pemilik Senyum Sejati


menghitung degupan jantung
detik-detik menit lagi
kita genap meromansa
genap menjadi kita,
bukan maksud sok matematis
selalu menghitung
bak pedangang durian di musim kacau
menghitung laba
namun hanya sebatas
pengingat, bahwa kita sudah melangkah
ya melangkah, kita putuskan untuk melangkah bersama
entah dengan suka, ataupun duka.
tak terasa hari semakin berpaling
berbelok mengikuti kisah kita
kisah yang manis
bak gulali di masa kecil
hadirmu, dalam hidup ini
memberikan warna-warna penyejuk
yah sering dibilang gombal
bagai abg yang baru merasakan cinta monyet
bagai anak sma yang kepincut jatuh cinta
tapi ini kenyataannya
dunia berbelok melawan arah
menerjang semua dentuman matahari
tuk mendukung kita.
tawa, senyum, dan mimpiku sekarang adalah kamu
kamu, kamulah pangeran dongeng masa kini ku
yang tidak ada seorangpun memiliki hatimu
kecuali aku
yang hanya orang baru
yang hanya anak kecil yang sok polos
yang hanya bisa merepotkan
yang hanya minta ini itu.
aku masih tak percaya mengapa kamu memilihku
yang jelas-jelas sangat rendah
sangat jauh dibanding damba-dambamu.
jika ini hanya lah mimpiku
kuharap sang pencipta
tak kan membangunkanku
lebih baik aku memilih mati asal tetap di mimpi ini
daripada harus bangun dan melihat kenyataan.
ini lah senyum ku
pemilik hati ini
pemilik segala cinta dan kasih sayang ini
semoga kita bisa menggapai kasih mimpi
bersama
bersama, dalam menghadapi kejamnya sang fana
sampai maut yang hanya bisa
memisahkan kita
selamat datang jodohku,
selamat datang masa depanku,
selamat datang calon imam dan kepala keluargaku
tetaplah setia menemaniku
hingga nafas ini benar-benar lelah berhembus.

Senin, 04 Januari 2016

Babu

BABU

Babu
ya itulah aku
yang dianggap tabu
hanya untuk di dengar
yang tak patut
di pandang dengan samar
apalagi seksama

orang menganggap aku sampah
aku rongsokan tak berguna
tak ternilai dengan sebatang rumput liar
yang hanya patut
tuk di cegoki
beribu cacian dan makian

aku sadar
aku tak layak
aku tak bisa
bersanding dengan kalian
apalah aku
yang hanya seenggok insan
yang bisa meminta
yang hanya memcari sesuap nasi
dengan tangan durjam ini
terimakasih telah menyadarkan hati
ya hati ini
yang dari dulu selalu memaksa
kehendak-kehendak kalian semua
tuk sedikit menoleh langkah ini
tapi kini aku tersadar,
setitik niat itu tak akan
pernah terwujud
karena aku hanyalah
Babu
ya Babu atau lebih layak
kalian sebut Sampah kalian

Sabtu, 02 Januari 2016

Galau

Lagu Galau


Siapa bilang aku galau?
enggak tuh
buktinya bisa ketawa-ketiwi sana-sini
bisa tetep ceria
bersama kawan dan orang yang tersayang

Siapa bilang aku muram?
bersedih karena masalah
tak kunjung selesai
ndak tuh..
buktinya aku bisa tetap senyum
kepada pohon, bunga, dan daun mati

hidup tak usah dibuat duka
walau cobaan tak kunjung reda
bak hujan di musim kemarau
yang selalu menganggu
walau sang nirwana
selalu merindunya

aku masih kuat
dengan rintangan hidup
yang menyayat
semua yang kupunya
ini semua kecil
kecil se kerdil-kerdilnya
se munggil-munggilnya
tak seberapa
aku masih bisa
hanya untuk bertahan menjalaninya

Selasa, 29 Desember 2015

Sembunyi??


kadang tertawa itu indah ya?
tentram, tenang, damai
melihat nya juga aduhai
bak ombak melambai
menyusuri jalinan sayap-sayap pantai
meliuk-liuk, menari
bernyanyi
walau ombak pasir-pasir penyaji
tak pernah tau menahu
tentang detak-detak hati
yang layu
termakan perahu-perahu
semua bersembunyi
tak ingin melihatkan diri
tuk menyapa awan
karena malu akan segunung derita
di mata-mata awan
yang terlihat hanya senda  gurau
tak ada tangis, tak ada sedih

Minggu, 27 Desember 2015

Lamunan Senja


Bukan sekedar basah
otak kembali terasah
bukan karena rasa asah
karena nya masalah
duka?
mungkin jawabnya
meski tidak dipungkiri
semua punya
masalah sendiri
suka?
siapa bilang
hanya tawa kosong
yang menghias wajah fana
depan semua mata
tetesan tangis tak mengalir
tapi depan sujud
darah seakan ikut bersama
mengalir deras
membasahi
reluh hati
ingin rasa
kuakhiri semua
semua sumber masalah
namun jiwa masih membentak
memberontak
tuk bilang jangan
tuk menolak keputusan ini
lamun, lamun, dan lamun
hanya satu kata
yang bisa tuk sejenak
mengahapus
melupa
dan sekedar membiarkan
senja mengusik masalah
tuk menemasi lamunan
K A T A N Y A


Kata nya pelajar kreatif
yang sportif
nyatanya?
tetap anaskis

Kata nya mahasiswa anti apatis
menjunjung kasih romantis
perjuangkan kisah manis
yang selalu tertindas insan kronis

Katanya pemuda sejati
rela mati
demi negeri
nyatanya?
hanya cibir-cibir manis
yang keluar dari lidah humanis

Katanya masyarakat peduli
peduli sekitar dan alam
peduli dengan politik
nyatanya?
tak bergubrik
rubik-rubik politik etis

hahh kata-kata manis
penghias reluh sanobari
yang tak kunjung realis
hanya karena makna miris

hey bung
stop katanya
stop janji busuk mu
stop omongan kosong mu
stop dengan semua pembodohan ini

lihatlah kawan,
negeri yang semakin menangis ini
negeri yang KATANYA
pemuda nya tak kan mati
generasi yang meneruskan bangsa

Stop KATANYA
mari buktikan
mari NYATAKAN

Kamis, 24 Desember 2015


aku adalah aku

cerita penuh duka
bukan karena kejamnya ibu tiri
apalagi ibu kota
namun tentang cerita hati
yang terjebak kisah mati

aku adalah aku
tak seorangpun
bisa merubah kata aku
atau sekedar mengoyak lidah
tuk bisa terganti
tak kan ada arti
tak kan ada makna berarti
tetaplah aku adalah aku
yang takkan mati
oleh semua omongan dan caci maki
walau relung bunga meragu
welau semua lebah-lebah penghisap mulai pergi
tak kan ada yang bisa
merubah kata aku

dulu,
kecil
beringas tak berarti
mungil
selalu terinjak-injak kaki
tak berguna
tak ada makna dari kehidupan kecil
namun kini,
semua bisa terhempas
dunia mulai berpihak
dunia mulai mengikutiku

iri
hanya kata itu
yang membuat kalian tetap memandangku
remeh,
tak berarti
ak berguna
tak bermakna
dan tak penting hidup di bumi ini
apa salah insan lemah ini?
yang hanya mempertahankan kata aku
agar tetap hidup
dengan diri sendiri??

Minggu, 20 Desember 2015

Sellau untukmu

selalu untukmu "N"


aku bersyukur tiap hela nafasku kini
selalu memanggil bulir namamu
mungkin ini buah kesabaran hati
yang selalu menahan perih
kala kau bercerita
tentang rasamu pada tiap wanita

di pelukanmu,
di kala ku pandangi wajahmu
aku bisa tentram dan tenang
entah apa yang buat semua itu
yang jelas aku nyaman berada disampingmu

perhatian mu, kasih sayangmu
pengorbananmu
dan semua yang kamu kasih
adalah sebuah kebahagiaan yang tak kan terlupa

semoga kedamaian ini selalu terjaga
bersama hati kita
semoga aku dan kamu benar-benar jadi kita
teruslah menjagaku pahlawanku
teruslah disampingku belahan jiwa ku
teruslah menjadi penerang disaat hati ini kacau
aku percaya kamu adalah takdirku

kucintaimu dengan segala kekuranganku
tak perduli dengan kekuranganmu
tak perduli orang berkata apa sayang
yang jelas kita adalah kita
kamu adalah pelita penerang menuju masa depan ku
masa depan yang selalu ku inginkan
love you sayang
aku akan selalu menjaga hati ini
selalu.....

Tahap Memperoleh Pemahaman Diri Menurut Teori Trait and Factor

        Pada tahap ini dideskripsikan minimal lima jenis tes yang sering digunakan oleh konselor dalam konseling karir trait and factor, yai...