bosan dengan kepastian
menunggu datangnya
matahari menuruni malam
usang diterpa gelap bulan
mati diterpa redupnya pelangi
mungkinkan ini?
tardir hidupku
yang mati
karna keegoisan
ataukah
memang surat layu itu
tak bisa terubah lagi
walau dengan tetesan embun
selalu membasahi kalbu
hanyalah
rindu berjalan sunyi
masuk ke dalam sanubari
ditelan mentah mentari
hinggap dengan baiduri
dalam sisi-sisi
kumbang sejati
Selasa, 28 Oktober 2014
Senin, 27 Oktober 2014
semangat2
Kerapuhan Jiwa
saat tubuh mulai terguncang
ditengah hempasan hembusan angin
mulai menggoda
rayuan-rayuan pelit
dengan rintangan hujan munafik
bercampur darah segar penuh hina
penuh mani-mani politik
yang menyerang relung sukma
makna-makna pendusta
dari ujung sukma
mencairi kaki-kaki luka
ribuan teriakan surga
membisik
menciumi telinga
masuk
melebur dalam jiwa
menarik
hati dibanjiri noda
inilah aroma
pejuang
mulai tumbang dengan jiwa
mulai padam dengan hujan
mulai rapuh dengan hewan pengerat
mulai basi dengan pembaharuan
tapi,
mulai mencoba mengait kail
berjalan menyusuri awan berjalan
walau penuh duri-duri tajam
namun semua tak terhirau
bagai matahari
tak bisa berhenti
mencari arah pendakian
Sabtu, 25 Oktober 2014
Penyesalanku..........
Dulu, yah dulu
yah ketika itu
ketika angan-angan indah
memenuhi tempurung otak tak berotak
dengan berbagai jenis keindahan mimpi
yang indah tuk bisa dijalani.
Bodoh, kenapa harus percaya
dunia bain yang tak nyata
yang mulai dianggap dewa
tuk mengenggam dunia
yang pasti jadi imajinasi.
Dengan bodoh, pilihan sulit
menyayat jantung hati
merontokkan relung sanubari
membakar lentera jiwa
mencabut se-sel darah mati
bisa terpilih tanpa hitungan
yang tak terbayangkan.
Kini, dunia baru
dunia jauh dari mimpi
dunia yang benar-benar ditapaki
dunia yang menunjukkan jati dirinya
dunia yang tak kan bisa jadi seperti mimpi
telah lahir dan menemani
diri......
menghembuskan darah-darah kehidupan
yang sirna dengan pancaran sloki
kala diri mulai terguncang
dengan hentakan banjir yang iri.
Kamis, 23 Oktober 2014
puisi ku
HIMNE PENCARI MATI
Roda kini berhenti,
bersama datangnya mentari,
dikala ditinggal sunyi,
dalam roxi malam hati.
Dunia kini berjuang,
berdiri dalam ruang,
yang penggap akan sinaran sloki,
menujun indah lembut surgawi.
segala asa telah lelah
akan makna kalah
sang pencundang
yang malang
maju mundur kesunyian alam
yang lebur ditangan penjahat
merampas, membunuh, menghadang
dengan pedang pengaman
jutaan rubik tengah tengadah
dalam hati terpekik
ditengah roda lengkuk
pembunuh segala dosa
segala sanjungan
pujian
dan terimakasih
kini bergabung
jadi pelecut non fiksi
yang membangun jiwa tidur........
Langganan:
Komentar (Atom)
Tahap Memperoleh Pemahaman Diri Menurut Teori Trait and Factor
Pada tahap ini dideskripsikan minimal lima jenis tes yang sering digunakan oleh konselor dalam konseling karir trait and factor, yai...
-
A. Teori Kepribadian Henry Murray Henry Murray lahir pada 31 Mei 1893 di New York City, USA. Murray mengikuti pendidikan di Groton ...
-
Teori Trait and Factor Teori ini dikembangkan berdasarkan sumbangan beberapa ahli perkembangan karir seperti Frank Parson, E.G. Wi...