Senin, 25 Januari 2016

Februariku

Februariku

Februari?
kapan kapun datang
tuk menghapus air mata ini
aku sudah tak kuat
menahan semua ini
entah kenapa dada ini semakin hari semakin sesak
aku tak tau
kenapa aku serapuh dan sebodoh ini
sering nangis sendiri
sering ngomong sendiri dengan foto
aku sudah nggak kuat
dengan semua ini
aku tersiksa
dengan semua ini
satu lagu itu
yang selalu membuat ku tambah rapuh
hingga teringat nan tertancap satu lirik indah
tentang belajar tuk mencinta lagi
deras tetasan air mata
tak bisa terbendung lagi
aku ini kenapa?
kumulai lupakan prinsipku
tuk tak meneteskan sebulir air mata
untuk meratapi hidup ku,
tapi ini?
tetesan air mata begitu deras
mengalir indah tanpa henti
hingga nafas tak kuat tuk mencari makan
Tuhan tolong hentikan sifat egois ku ini
aku nggak mau merepotkannya
Tuhan tolong singkirkan rindu ini sejenak
agar aku fokus menghadapi semua masalah ku
masalah yang tak henti-hentinya menghantuiku

Jumat, 22 Januari 2016

Aku Lelah

AKU LELAH


melambaikan tangan
itulah yang bisa kulakukan
bukan karena merasa kalah
apalagi mengalah
tapi memang sulit
tuk bertahan dengan dunia sempit
ini itu dengan dering yang sama
satu jiwa satu raga
harus merangkum semua
tak ada kata lelah pun capek
semua harus jadi penggerak
bukan perusak
tapi apalah daya
jiwa ini tak bisa
melakukan semua
ingin rasa memilih mundur
dari dunia nan gersang
yang tak pernah berpihak padaku
yang hanya bisa menyalahkan.
aku ini sama bak kalian
insan nan butuh namanya vitamin, karbohidrat,
atau apapun itulah namanya
tapi kenapa kalian semua rampas
masa muda ku
kalian buat aku hanya berkutik
dalam dunia sempit
nan menghimpit
aku lelah
ya, berkali-kali kata itu
menghiasi kaki penuh dosa ini
namun apalah daya
aku hanya seenggok darah
yang harus nurut dengan penguasa
yang harus ikut kata penguasa
sampai kapan semua ini berakhir?
sampai kapan masa muda ku kembali ku rebut?
sampai kapan aku dihantui rasa ini?
Tuhan tolong hentikan semua ini,
jika bukan masalah yang berhenti
aku ingin hentikan saja nafas ini
daripada bergerak tuk cari udara
tapi batin tak pernah setia
tuk menemani tawa raga

Kamis, 21 Januari 2016

Masalah

MASALAH

Hai masalah
selamat datang lagi
lama ya tak pernah menyapa
tak pernah disambut
tak pernah bisa menyatu dengan tetesan air laut
selamat datang ya
di jiwa perusuh
nan rusak ini
semoga kamu gak betah ya
di batin yang murka
akan selimut kedustaan
ya ini lah
jiwa dan batin
nan apa adanya
yang terlalu lama dirusak waktu
dengan cobaan tanggisan
sendu merindu tawa
lelah memang lelah
kenyataan yang jujur adanya
dalam nestapa kerangka otak
namun apa daya
kamu selalu muncul
detik,menit, jam
selalu ada kamu
tak bisakah kau sehari tanpa mengangguku?
wahai masalah?
capek tau
kamu selalu menghantui dan membayangiku
dengan denting-denting
dinding yang pengap
tak pernah berbunyi manis
yang malah pembawa senyum pembawa luka

Selasa, 19 Januari 2016

Kangen

KANGEN


kangen
hanya itu yang ada di benak
walau terbelalak
terseok oleh waktu galak
dengan rombengan nafsu penguak
yang menerkam menerjam
meraba durjana hati

untuk dianggap biasa
dengan makna membiasa
tetap tak akan bisa
karena diri dan jiwa ini
bukan bak kamu
yang terbiasa dengan kondisi
terpisah seperti ini

tersiksa rasanya
apapun kegiatan, dimanapun
selalu ingat
yah memang harus belajar
tuk menahan
karena memang kita belum halal
belum seutuhnya menjadi kita

mencoba bertahan sekuat hati
menerima kenyataan ini
perpisahan sementara
yang menyiksa
dengan hari-hari gelap
pengap, dan teramat lama
kuharap Tuhan
segera mengakhiri semua
perpisahan sementara kita

Selasa, 12 Januari 2016

Kejujuran

kejujuran hati


sebenarnya kecewa
jika melihat semua
nan nampak dipelupuk mata
kala awan membuka
keluh kesah di sana
tapi apalah daya
bukan arti apa
hati ini jika
dihiasi dengan kata tak suka
karena memang tak layak
tuk mendapatkan semua
dunia kita sama
sama-sama penuh dengan liku-liku
dan lingkungan hama penganggu
yang siap menerjam dan menerkam
tentang percintaan
hanya satu kata
percaya
yang bisa menghilangkan semua
rasa kecewa itu
meskipun susah tuk membangkitkan
namun tetap akan ku coba
bukan ingin hati menyindir
ataupun nyinyir
atas semua nyanyian ini
tapi ini hanyalah ungkapan hati
yang berusaha jujur
yang ingin mencoba
menghilangkan setan-setan
yang berbisik di kepala dan hati

Impian Putihku

Impianku Putihku


perjalanan sudah berhenti
meski bukan di ujung peti mati
namun hati
sudah terpikat dan tak ragu
untuk berpaling lagi
walau lagu-lagu usang
masih kadang membayangi
dan iming-iming masa depan
yang surgawi
selalu memberi tajuk manis
tapi tetap hati dan jantung ini
tetap menyebut namamu
entah kenapa dan bagaimana
namamu bisa tersangkut disini.
di pertengahan malam
kubermimpi terbang
ke atas mengunjungi langit tuk pulang
dengan membawa kamu
kamu putihku
semua mendamba dan bernyanyi haru
melihat perjalanan akhir ini
telah kutemukan putihku
yang selama ini tengah ku cari.
satu harap dalam hati
tetap menemani hati usang nan lapuk ini
menikmati masa senja
hingga benar-benar hati ini
layu termakan zaman
karena sudah tak layak lagi
mendiami bumi suci ini
meskipun dari awal
kau sudah peringatkan
dengan duri-duri yang mengintai mu
hati ini akan tetap mendampingimu
dan meskipun bayangan fana hidupku
dengan berjuta nirwana syahdu
selalu menghalang
ku harap kau juga
tetap menemani langkahku

Senin, 11 Januari 2016

Kutemukan Putihku

Kutemukan Putihku


terus dan terus
ku berjalan menelusuri bukit-bukit
nan terjal bak arus-arus deras
dengan sejuta kerikil kecil yang jail
terus berjalan
menelusuri hutan
nan penuh duri rusa
yang selalu memangsa
semua yang kupunya
masih tetap berjalan
menyeberangi laksana
samudra nan terbentang
dengan ikatan pesoda dunia
yang selalu memikat sang raga
di persimpangan langkah,
kumulai menemukanmu
wahai putihku
hati berbisik ragu,
ya ragu apakah aku harus berhenti
untuk memilihmu
ataukah masih harus berjalan?
namun, kamu memberi
satu keyakinan sendiri
terhadap hati ini
hati yang ragu
ku mulai babak baru
dalam langkah dengkupan hati
bersama dalam belaian hari
melewati dengan hati mu
ya kumulai semua yang baru
bersama mu
putihku



Kamis, 07 Januari 2016

Putihku

PUTIHKU

mencari sosok-sosok putih
sangatlah sulit
di tengah kondisi tanah
yang terhimpit
bebatuan kering nan tandus
dengan berbah-berbah modus
putih memang suci
bak mentari
yang menyinari
hati yang sunyi
dengan alunan nyanyian surgawi
dengan fana-fana
atau dentuman hujan
yang memikat nirwana
demi terciptanya durjana.
masih terus berlari
jauh dan jauh
menuju ke tempat dimana kalian berada
putih-putih yang kucari
walau semua sudah ragu dan bosan
melihat usang-usang kaki kecil ini
tetaplah akan ku cari.
tapi tenanglah,
hati ini tidak akan lelah
hanya untuk mendapatkan mu
putih-putihku
walau semua tak mau disampingmu lagi
akan tetap ku berada
dan menemanimu

Pemilik Senyum Sejati

Pemilik Senyum Sejati


menghitung degupan jantung
detik-detik menit lagi
kita genap meromansa
genap menjadi kita,
bukan maksud sok matematis
selalu menghitung
bak pedangang durian di musim kacau
menghitung laba
namun hanya sebatas
pengingat, bahwa kita sudah melangkah
ya melangkah, kita putuskan untuk melangkah bersama
entah dengan suka, ataupun duka.
tak terasa hari semakin berpaling
berbelok mengikuti kisah kita
kisah yang manis
bak gulali di masa kecil
hadirmu, dalam hidup ini
memberikan warna-warna penyejuk
yah sering dibilang gombal
bagai abg yang baru merasakan cinta monyet
bagai anak sma yang kepincut jatuh cinta
tapi ini kenyataannya
dunia berbelok melawan arah
menerjang semua dentuman matahari
tuk mendukung kita.
tawa, senyum, dan mimpiku sekarang adalah kamu
kamu, kamulah pangeran dongeng masa kini ku
yang tidak ada seorangpun memiliki hatimu
kecuali aku
yang hanya orang baru
yang hanya anak kecil yang sok polos
yang hanya bisa merepotkan
yang hanya minta ini itu.
aku masih tak percaya mengapa kamu memilihku
yang jelas-jelas sangat rendah
sangat jauh dibanding damba-dambamu.
jika ini hanya lah mimpiku
kuharap sang pencipta
tak kan membangunkanku
lebih baik aku memilih mati asal tetap di mimpi ini
daripada harus bangun dan melihat kenyataan.
ini lah senyum ku
pemilik hati ini
pemilik segala cinta dan kasih sayang ini
semoga kita bisa menggapai kasih mimpi
bersama
bersama, dalam menghadapi kejamnya sang fana
sampai maut yang hanya bisa
memisahkan kita
selamat datang jodohku,
selamat datang masa depanku,
selamat datang calon imam dan kepala keluargaku
tetaplah setia menemaniku
hingga nafas ini benar-benar lelah berhembus.

Senin, 04 Januari 2016

Babu

BABU

Babu
ya itulah aku
yang dianggap tabu
hanya untuk di dengar
yang tak patut
di pandang dengan samar
apalagi seksama

orang menganggap aku sampah
aku rongsokan tak berguna
tak ternilai dengan sebatang rumput liar
yang hanya patut
tuk di cegoki
beribu cacian dan makian

aku sadar
aku tak layak
aku tak bisa
bersanding dengan kalian
apalah aku
yang hanya seenggok insan
yang bisa meminta
yang hanya memcari sesuap nasi
dengan tangan durjam ini
terimakasih telah menyadarkan hati
ya hati ini
yang dari dulu selalu memaksa
kehendak-kehendak kalian semua
tuk sedikit menoleh langkah ini
tapi kini aku tersadar,
setitik niat itu tak akan
pernah terwujud
karena aku hanyalah
Babu
ya Babu atau lebih layak
kalian sebut Sampah kalian

Sabtu, 02 Januari 2016

Galau

Lagu Galau


Siapa bilang aku galau?
enggak tuh
buktinya bisa ketawa-ketiwi sana-sini
bisa tetep ceria
bersama kawan dan orang yang tersayang

Siapa bilang aku muram?
bersedih karena masalah
tak kunjung selesai
ndak tuh..
buktinya aku bisa tetap senyum
kepada pohon, bunga, dan daun mati

hidup tak usah dibuat duka
walau cobaan tak kunjung reda
bak hujan di musim kemarau
yang selalu menganggu
walau sang nirwana
selalu merindunya

aku masih kuat
dengan rintangan hidup
yang menyayat
semua yang kupunya
ini semua kecil
kecil se kerdil-kerdilnya
se munggil-munggilnya
tak seberapa
aku masih bisa
hanya untuk bertahan menjalaninya

Tahap Memperoleh Pemahaman Diri Menurut Teori Trait and Factor

        Pada tahap ini dideskripsikan minimal lima jenis tes yang sering digunakan oleh konselor dalam konseling karir trait and factor, yai...